Cara kuras dang anti Air
Radiator
Ganti air radiator wajib hukumnya buat semua mobil. Tujuannya bukan untuk buang duit tapi untuk pemeliharaan mesin jangka panjang. Karena sirkulasi air radiator yang berputar terus menerus kerap menimbulkan kerak apalagi yang disirkulasikan adalah ‘panas’ mesin yang udah dibawa oleh air.
tidak perlu repot-repot
datang ke bengkel jika hanya ingin mengganti air radiator pada unit anda,
karena anda bisa melakukannya sendiri di rumah dan caranya pun cukup mudah.
1. Buka
penutup lubang radiator di bagian atas,
nyalahkan mesin hingga suhu normal atau setengah. Lalu buka juga baut tempat pembuangan air radiator
yang terletak dibagian bawah radiator.
Setelah itu, biarkan beberapa saat hingga air radiator terbuang semua, tutup kembali dan isi dengan air biasa, usahakan juga saat melakukan proses tersebut mesin mobil anda dalam keadaan menyala.
Hal ini berfungsi agar semua air yang masih tersisa di sistem pendingin mesin
terbuang semua. Lakukan sampai 3 – 4
kali atau sampai air yg keluar dari pembuangan bersih, bisa dilakukan dengan
slang yang mengalir air dari lubang radiator di bagian atas,
2. Setelah
bisa dipastikan jika air di radiator sudah terbuang
semua dan bersih, matikan mesin
mobil anda dan pasang kembali
seperti semula baut pembuangan air radiator di bagian bawah radiator yang sudah anda buka
tadi.
3. isikan
dengan radiator coolant hingga penuh. Kemudian nyalakan mesin kembali sambil menambahkan radiator
coolant sedikit demi sedikit hingga ketinggian permukaan air mencapai posis
lubang yang mengarah ke selang tabung resevoir. Ketika mesin
mulai panas radiator coolant mulai masuk ke dalam water jacket di mesin
sehingga tinggi permukaan air di radiator menurun/berkurang.
4. ketika
mesin mulai panas dan radiator coolant mulai kedalam water jacjet ke mesin, sehingga air diradiator menurun/berkurang,
Jika volume air pada radiator dirasa masih kurang, Anda bisa menambahkan sampai batas maksimal. Dan jika dirasa sudah pas,
maka pasang kembali penutup lubang
radiator bagian atas.
5. Selain
mengganti air radiator, jangan lupa juga untuk membersihkan tangki cadangan radiator (reservoir tank) dan selang yg dari radiator mengarah ke
reservoir tang, buka penutup tangki cadangan radiator dan segera buang airnya dan isi kembali dengan radiator coolant yang
baru hingga batas maksimal. setelah
itu tutup kembali tangki cadangan radiator dengan rapat. Tetapi, perlu kita
ketahui bahwa tidak boleh diisi air hingga penuh karena
ketika radiator mulai panas berlebih, maka sistem radiator akan bekerja dengan
cara memberi tekanan ke dalam tangki cadangan. Kemudian air
radiator akan mulai masuk ke reservoir dan jika tangki cadangan ternyata penuh,
akibatnya air radiator akan tumpah dan terbuang lewat katup pembuangan dengan
begitu mengisi
air radiator dalam tangki cadangan sebaiknya sesuai batas yang telah ditentukan
di dalam tangki agar jumlahnya bisa sesuai dengan kebutuhan agar
proses pendinginan dapat optimal.
Note:
Setelah menguras dan mengganti cairan pendingin mesin
biasanya isi di reservoir tank akan cepat berkurang, hal ini wajar sebab cairan baru
memasuki water jacket di mesin ketika benar-benar sudah mencapai suhu optimal
ketika mobil dijalankan. Jika berkurang hanya tambahkan
melalui tabung reservoir jangan langsung melalui tutup radiator. Jika
air berkurang secara derastis di tabung reservoir pastikan tutup pembuangan
sudah tertutup rapat dan tidak terdapat tetesan air.
Semoga bermanfaat




