Masih perlu dan apa manfaat dari GC (Ground Cable)
di Karimun Estilo....???
di Karimun Estilo....???
Hal
ini sudah banyak yang dipertanyakan oleh beberapa pemilik Karimun
Estilo terutama yang belum paham dunia elektronika akan bingung
dengan aplikasi kabel Ground tersebut.
Sebagaimana
kita ketahui bahawa mobil
karimun estilo yang sudah menerapkan teknologi injeksi bahan bakar
dan sistem pengapian yang sudah full elektrik (tanpa platina lagi) jadi
benar-benar mengandalkan arus listrik. Sehingga berbicara tentang
kelistrikan akan sangat berpengaruh terhadap performa mesin mobil.
Memang
pada karimun estilo sudah terdapat titik kabel grounding dari
pabrikannya, mulai dari ruang mesin hingga ke bagasi. Jumlahnya
titik ground di seluruh body Suzuki Karimun Estilo ada 10, dari
bagian mesin titik grounding mobil ada 5, kemudian dibagian kabin ada
2 titik dan di bagasi ada terdapat 3 titik ground hingga ke bagasi.
Nah
lalu apakah masih perlu menambah kabel ground lagi?
Sehubungan
dengan faktor usia, belum lagi kondisi kotor atau kontaminasi dari
ruang mesin akibat terjadinya rembesan/tetesan oli, cairan kimia
pendingin, carbu cleaner, deterjen, faktor alam dan lain-lain yang
mengakibatkan proses oksidasi baik pada kabel gronding dari pabrik
atau pun pada body karimun estillo itu sendiri. Dalam
praktek kasus terbanyak adalah penambahan pemasangan audio/power,
penambahan lampu-lampu utama/kabut/fog lamp, dan asesoris lainnya
yang memakan arus cukup besar. Apabila beban asesoris yang dipasang
selalu membutuhkan hubungan sasis untuk hubungan negatif ground maka
beban kabel ground body standard pabrikan tidak akan mencukupi.
Nah
ini beberapa pengalaman member SKECI (Suzuki Karimun Estilo Club Indonesia) yang sudah menggunakan GC pada tilo kesayangannya :
- Stater Jadi Mudah, Begitu kontak 1-2 dan di start dlm < 0,5 detik kunci kontak harus sudah dilepas dan mesin seharusnya langsung hidup langsung. bukan dipanteng kontaknya selama 1 detik sampai bunyi stater cekekek-cekekek 2-3 kali baru hidup. Yang sehat langsung hidup begitu bunyi cekek dinamo stater.
- Kelistrikan Stabil, Menjegah terjadi lonjakan arus yang berlebih.pada saat lampu-lampu utama/kabut/fog lamp, dan asesoris lainnya menyalah saat bersamaan. Nah .. disini anda ada kejanggalan yang terjadi ? Kabel (+) plus diambil langsung dari depan aki, kabel (-) minus numpang ke bodi. Ini kan terjadi ketimpangan bukan. Tidak adil istilahnya, juga tidak pair match.
- Lebih irit, semakin responsif dan tidak boros dalam pengisian aki, Ini terjadi karena signal voltase yang terbaca oleh otak komputrer ECU, sensor-sensor vital seperti knock sensor, Engine Coolant Temperature, distributor, cdi pengapian, koil, Vehicle speed sensor, PNP switch, RPM sensor dan lain-lain akan terbaca dengan maximal, Secara logika arus listrik yang lebih stabil dan tanpa banyak hambatan tentu akan semakin baik bagi mesin mobil yang berakibat pada efisiensi konsumsi bahan bakar walaupun tidak signifikan.
- Menghilangkan Storing, Menghilangkan kontaminasi gelombang elektromagnetik ke bagian audio mobil, yang semula sering terdengar suara nging yang mengganggu mengikuti rpm putran mesin. Suara nging kalau audio dinyalakan dan volume dibuka serta gas ditekan. Ini distorsi yang bisa berasal dari bagian alternator/dinamo maupun sektor pengapian lainnya, menjernihkan gambar TV pada saat jalan.
- Memaksimalkan Aki (Accu), Secara logika arus listrik yang lebih stabil dan tanpa banyak hambatan tentu akan membuat kerja alternator bekerja lebih maksimal dan tidak boros. Pengisian aki (Accu)
Sempurnakan Grounding
Agar sistem grounding mobil lebih sempurna, sebaiknya menggunakan bakel AVG 8/10 atau juga menggunakan NYAF 10 dan menggunakan skun 6mm.
Agar sistem grounding mobil lebih sempurna, sebaiknya menggunakan bakel AVG 8/10 atau juga menggunakan NYAF 10 dan menggunakan skun 6mm.
Titik
grounding dari kabel negatif aki dibagi lagi ke beberapa bagian mesin
dengan menggunakan grounding wire kit, berikut adalah titik-titik
grounding-nya:
|
1. Body kiri.
2. Body kanan
3. Body depan
4. Selinder
5. Koil
6. Trothel body
7. Alternator
|
Pemasangan
kabel ke sekun sebaiknya menggunakan tang skun setelah itu disolder mateng minimal menggunakan solder 60 watt (kalo 40 watt agat shulit
menyoldernya, dan kurang panas). Setelah semua sekon disolder tinggal
pasang sesuai gambar diatas.
Alat
yg di butuhkan
-
Kunci 10 mm
-
Kunci 12 mm
-
Tang Sekun
-
Solasi hitam
-
Solasi bakar
-
Solder 60 watt
Do
it Yourself…..



